PACKING CARRIER

Satu bagian penting dalam sebuah perjalanan kegiatan alam terbuka adalah PACKING CARRIER atau menyusun barang dalam tas keril.
Cara packing carrier biasanya dapat mencerminkan karakter dari seseorang tersebut. Jika melakukan nya dengan rapih, bisa dibilang orang tersebut memiliki tingkat disiplin yang baik.
Menyusun barang di dalam carrier memerlukan keahlian dan kesabaran. Bergantung pada selera individu. Pada dasarnya tujuan packing carrier ini untuk mendapatkan penataan peralatan dan perlengkapan secara efisien. Agar pergerakan lancar dan beban dalam carrier bisa terbagi dengan baik.
Sebagian orang menganggap packing carrier itu adalah seni menata barang dalam tas keril.
TAHAPAN PACKING CARRIER
1. Kelompokan Barang
Tahap pertama adalah planning & checklist. Karena akan menentukan seberapa banyak perlengkapan yang akan dibawa serta berat yang dihasilkan nya. Tahap ini juga bertujuan agar seseorang dapat tahu fungsi alat serta posisi perlengkapan yang dibawa.
Planning, rencanakan perlengkapan yang akan dibawa sesuai dengan kebutuhan perjalanan. Misal, alat pendakian gunung seperti tenda, matras, kompor, jaket anti angin dan lain sebagainya. Berbeda dengan alat menyelam, seperti BCD, Fin dan lain sebagainya
Checklist, biasakan cek perlengkapan individu atau kelompok secara berkala agar tidak tertinggal sesuai fungsinya dan berat. Kelompokkan menjadi satu bagian. Misal, tenda pastikan lengkap bagian frame, pasak, tali tenda, inner tenda dan outer tenda. Alat masak dan makan, kompor, bahan bakar, nesting, sendok garpu, pisau lipat, piring dan gelas. Dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan.
2. Siapkan Kantong Anti Air
Setelah tahap planning & checklist barang-barang sesuai dengan kategorinya, masukanlah ke dalam kantong anti air.
Hal ini bertujuan untuk menjaga agar barang bawaan tidak basah apabila terjadi hujan. Pastikan kantong anti air tersebut menutup rapat pada barang bawaan Anda seperti sleeping bag, pakaian ganti, tenda, makanan atau lain sebagainya.
Tujuan lainnya adalah untuk memudahkan penataan barang, mengambil barang sesuai kategori dalam tas carrier dan meminimalisir barang tercecer atau tertinggal.
Rekomendasi kantong anti air adalah Dry bag yang disesuaikan ukurannya. Jika tidak ada bisa menggunakan kantong atau wadah anti air berbahan lainnya.
3. Penataan Barang
Dalam tahap ini di bagi menjadi 2, yaitu Berdasarkan prioritas Berat dan Berdasarkan prioritas kebutuhan.
Siapkan tas carrier yang akan digunakan sesuaikan ukuran dengan dengan kebutuhan. Misal 35 liter, 60 liter dan seterusnya. Lalu longgarkan strap atau tali carrier agar volume ruang bisa maksimal.
Peletakan matras, tapi sebelumnya harus pahami jenis dan bentuk matras. Ada matras karet, foil atau angin. Bentuknya gulung atau lipat. Baik didalam maupun diluar carrier, ada plus minusnya masing-masing. Usahakan posisi vertikal atau berdiri agar tidak menggangu pergerakan.
Di SACAPALA, diajarkan teknik peletakan matras berada didalam tas carrier posisi berdiri atau vertikal. Terlihat kokoh dan efisien menata barang. Lalu di lapisi oleh kantong anti air seperti trash bag ukuran besar.
Selanjutnya penataan berdasarkan prioritas berat. Umumnya dibagi menjadi 3. Yaitu barang ringan, barang sedang dan barang berat.
- Posisi penataan barang dalam carrier dimulai dari yang ringan. Berada di bagian bawah seperti Sleeping bag, gulungan tenda, pakaian ganti dan atau flysheet.
- Selanjutnya ukuran sedang, seperti alat masak (kompor, nesting dll), makanan cadangan (makanan diluar estimasi waktu rencana perjalanan. Di gunakan dalam keadaan darurat jika tersesat atau kehabisan makanan utama).
- Barang berat, seperti makanan utama beras, air, olahan makanan dll. CATATAN: letakan sedekat mungkin dengan area punggung.
- Berdasarkan prioritas kebutuhan, yaitu barang yang akan sering digunakan atau dalam keadaan darurat. Seperti Ponco diletakkan pada bagian kepala carrier. Obat-obatan, senter, botol air minum perjalanan, alat navigasi, makanan ringan, alat komunikasi, survival kit dan kamera poket, diletakkan pada kantung kecil sekitar carrier.
Catatan tambahan:
- Manfaat kan setiap ruang kosong atau serapat mungkin barang dalam carrier.
- Untuk tenda, pisahkan pada saat masuk ke dalam carrier. inner dan outer di bagian bawah. Frame dan Pasak diselipkan pada bagian dinding dalam atau luar di kunci strap tas carrier.
4. Atur Tali atau Strap Carrier
Setelah semua barang selesai ditata di dalam carrier, tutup rapat carrier serta kencangkan tali strap pada carrier. Atur juga tali bantalan pada tubuh. Sesuaikan dengan bentuk tubuh. Posisi carrier sebisa mungkin sejajar pinggang.
Selengkapnya klik dibawah ini tentang:
Atur keseimbangan carrier, pastikan carrier tidak miring. Bantalan punggung sudah sesuai. Gunakan sabuk pengikat pada pinggang dan jika perlu pada bagian dada agar beban carrier terbagi serta pergerakan badan dengan carrier seimbang.
SALAM LESTARI
BERJUANG UNTUK HIDUP, HIDUP UNTUK BERJUANG
Kunjungi dan klik dibawah:
Sumber artikel:
Buku Pendidikan dan Pelatihan Sacapala
Penyusun: Arif "Cenung" SCP/VII/124
.jpeg)

Komentar
Posting Komentar